Banyak trader pemula kehilangan modal karena tidak paham kapan harus keluar dari posisi. Kami mengajarkan strategi praktis yang benar-benar digunakan trader berpengalaman—bukan sekadar rumus di buku.
Kebanyakan trader baru berpikir stop loss itu menghambat profit. Padahal, yang sebenarnya terjadi justru sebaliknya. Tanpa manajemen risiko yang jelas, satu kerugian besar bisa menghapus hasil kerja keras berminggu-minggu.
Kami pernah melihat trader yang konsisten profit 15 kali berturut-turut, lalu hancur di transaksi ke-16 karena tidak pasang stop loss. Cerita seperti ini terlalu sering terjadi—dan bisa dicegah dengan pemahaman yang tepat.
Program kami dirancang khusus untuk mengubah cara pandang Anda tentang manajemen risiko. Bukan sekadar menghindari rugi, tapi membangun fondasi trading yang berkelanjutan.
Kami tidak percaya dengan metode ceramah satu arah. Setiap konsep langsung dipraktikkan dengan studi kasus nyata dari pasar Indonesia.
Sesi pertama kami bukan pengenalan teori panjang. Anda langsung masuk ke chart sesungguhnya dan belajar membaca pola pergerakan harga. Instruktur akan menunjukkan bagaimana menempatkan stop loss berdasarkan support-resistance aktual, bukan angka acak.
Metode ini jauh lebih efektif karena otak kita lebih mudah mengingat pengalaman dibanding definisi. Anda akan melihat sendiri bagaimana stop loss yang terlalu ketat sering terkena, atau yang terlalu longgar membuat kerugian membengkak.
Kami tidak akan bilang "dijamin profit" atau "100% aman". Trading itu melibatkan risiko—selalu. Yang bisa kami ajarkan adalah cara mengelola risiko itu supaya Anda bisa bertahan dalam jangka panjang.
Harapan realistis jauh lebih berharga daripada janji kosong.
Stop loss bukan cuma soal angka. Ini soal disiplin mental. Kami akan membahas kenapa trader sering menggeser stop loss saat posisi mulai merugi—dan cara mengatasi kebiasaan destruktif itu.
Sebagian besar kegagalan trading berawal dari ego, bukan strategi.
Contoh-contoh yang kami gunakan diambil dari saham dan komoditas yang familiar di Indonesia—bukan hanya forex atau crypto. Anda akan belajar menerapkan stop loss di konteks yang relevan dengan kebiasaan trading lokal.
Kami juga membahas perbedaan karakteristik volatilitas antara saham bluechip dan saham lapis dua, karena strategi stop loss untuk keduanya tidak bisa disamakan. Pemahaman konteks ini yang sering dilewatkan kursus lain.

Kita mulai dengan konsep dasar yang sering disalahpahami. Bukan sekadar rumus 1:2 atau 1:3, tapi bagaimana menilai apakah sebuah setup trading layak diambil atau tidak berdasarkan potensi untung-rugi.
Anda akan belajar menghitung ukuran posisi yang tepat supaya satu kerugian tidak merusak portofolio secara keseluruhan. Ini fondasi yang harus kuat sebelum masuk ke teknik lebih lanjut.
Stop loss tidak boleh asal pasang. Ada logika di balik setiap penempatan—biasanya berdasarkan struktur harga seperti swing low, support kuat, atau batas volatilitas normal.
Kami akan mengajarkan cara membaca chart untuk menemukan titik-titik natural ini. Bukan berdasarkan persentase tetap (seperti "selalu -5%"), tapi sesuai kondisi pasar saat itu.
Setelah posisi mulai profit, strategi berubah. Anda perlu melindungi keuntungan yang sudah terbentuk sambil memberi ruang bagi harga untuk terus naik.
Trailing stop adalah teknik menggeser stop loss mengikuti pergerakan harga—tapi ada aturannya. Kalau salah eksekusi, malah bisa keluar terlalu cepat dan kehilangan profit maksimal.
Kami menawarkan beberapa paket dengan tingkat kedalaman berbeda. Tidak ada tekanan untuk ambil yang paling mahal—pilih yang sesuai dengan fase belajar Anda saat ini.
Sebelumnya saya selalu merasa berat untuk cut loss. Rasanya seperti mengakui kekalahan. Tapi setelah ikut program ini, cara pandang saya berubah total. Stop loss bukan kekalahan—itu strategi bertahan. Sekarang trading saya jauh lebih tenang dan konsisten.
Program berikutnya dimulai Juli 2025. Tempat terbatas karena kami menjaga rasio mentor-peserta supaya setiap orang dapat perhatian yang cukup. Jangan tunda lagi—semakin cepat Anda belajar manajemen risiko, semakin banyak kerugian yang bisa dicegah.