Banyak trader pemula kehilangan modal bukan karena strategi yang buruk, tapi karena tidak tahu kapan harus keluar. Program ini mengajarkan teknik stop loss yang realistis—bukan jaminan untung, tapi cara melindungi modal dan mengelola risiko dengan lebih bijak.
Dari pengalaman mendampingi puluhan trader lokal, kesalahan terbesar mereka bukan soal memilih saham atau timing masuk. Mereka sering terjebak dalam posisi rugi terlalu lama, berharap harga akan balik—padahal modalnya terus terkikis.
Kurikulum dirancang bertahap—mulai dari konsep dasar sampai strategi lanjutan. Setiap modul dilengkapi dengan studi kasus nyata dari pasar Indonesia.
Pemahaman fundamental tentang mengapa stop loss diperlukan dan bagaimana cara kerjanya dalam konteks trading harian.
Cara menentukan level stop loss berdasarkan analisis teknikal, support-resistance, dan volatilitas pasar.
Mengintegrasikan stop loss dalam strategi manajemen modal keseluruhan—termasuk position sizing dan diversifikasi.
Analisis trade nyata dari pasar saham Indonesia—apa yang berhasil, apa yang tidak, dan pelajaran yang bisa diambil.
Kami percaya belajar trading paling efektif lewat kombinasi teori singkat dan praktik langsung. Setiap sesi dirancang agar peserta bisa langsung menerapkan konsep yang dipelajari.
Belajar membaca pergerakan harga aktual—bukan hanya teori dari textbook. Kami gunakan data pasar terkini untuk latihan.
Setiap kelas maksimal 15 peserta agar semua punya kesempatan bertanya dan berbagi pengalaman trading mereka.
Peserta diminta mencatat setiap keputusan stop loss mereka. Refleksi rutin membantu mengidentifikasi pola kesalahan.
Latihan menghadapi kondisi pasar bullish, bearish, dan sideways—karena strategi stop loss perlu disesuaikan dengan konteks.
Setelah program selesai, peserta tetap bisa konsultasi lewat grup khusus. Trading adalah proses belajar jangka panjang.
Instruktur memberikan evaluasi individual terhadap strategi stop loss yang diterapkan peserta selama program.
Saya mulai trading tahun 2016 dengan modal kecil dan sempat rugi cukup banyak di awal. Kesalahan terbesar waktu itu? Tidak punya disiplin stop loss. Setelah belajar keras—dan kehilangan beberapa kali—akhirnya saya paham bahwa melindungi modal jauh lebih penting daripada mengejar profit besar.
Sejak 2019, saya fokus berbagi pengalaman dengan trader pemula lewat workshop dan mentoring. Pendekatan saya sederhana: tidak ada janji cepat kaya, hanya strategi yang realistis dan bisa diterapkan siapa saja.
Ini bukan testimoni yang terlalu bagus untuk dipercaya. Hanya pengalaman jujur dari mereka yang ikut program dan mencoba menerapkan apa yang dipelajari.
Dulu saya sering hold saham yang rugi terlalu lama, mikir pasti balik. Setelah ikut program ini, saya jadi lebih disiplin potong loss cepat. Kerugian masih ada, tapi jauh lebih terkontrol—dan yang penting, modal tidak habis dalam satu trade.
Program ini ngajarin cara realistis. Bukan strategi ajaib yang langsung untung, tapi lebih ke mindset dan disiplin. Sekarang saya punya jurnal trading dan rutin evaluasi—hal yang sebelumnya tidak pernah saya lakukan. Hasilnya? Trading jadi lebih terencana.
Kami membuka pendaftaran terbatas untuk memastikan kualitas pembelajaran. Program akan berjalan selama 12 minggu dengan jadwal Senin, Rabu, dan Jumat malam.
12 minggu intensif
3x per minggu, malam hari
Maksimal 15 peserta