Sistem pelacakan yang kami operasikan mencerminkan kebutuhan teknis platform perdagangan modern—bukan sekadar formalitas administratif, melainkan infrastruktur fungsional yang memungkinkan pengalaman trading dengan stop loss bekerja secara koheren.
Platform kami menggunakan sejumlah instrumen digital untuk mempertahankan kontinuitas operasional. Hal ini bukan tentang pengawasan—lebih kepada memastikan bahwa setiap sesi trading Anda tetap terhubung dengan data historis dan preferensi yang sudah Anda tetapkan sebelumnya. Tanpa mekanisme ini, setiap kunjungan akan terasa seperti memulai dari nol.
Berperan sebagai penanda identitas yang memungkinkan sistem mengenali Anda tanpa meminta kredensial berulang kali. Durasi aktifnya bervariasi—dari beberapa jam hingga beberapa minggu, tergantung pada pengaturan keamanan yang Anda pilih saat masuk.
Menyimpan snapshot dari preferensi antarmuka—tema visual yang dipilih, tata letak dashboard, atau bahkan urutan instrumen trading yang terakhir Anda pantau. Data ini tersimpan langsung di perangkat Anda, tidak beredar ke server kami kecuali Anda memutuskan untuk menyinkronkan pengaturan lintas perangkat.
Mengumpulkan pola navigasi secara agregat—bukan detail individual. Kami melihat bahwa fitur stop loss tertentu lebih sering digunakan pada jam-jam tertentu, atau bahwa alat visualisasi grafik mendapat perhatian lebih dari yang kami perkirakan. Informasi ini membantu prioritas pengembangan fitur.
Memverifikasi bahwa permintaan yang masuk berasal dari browser yang sah, bukan dari skrip otomatis atau upaya akses tidak sah. Teknologi ini beroperasi di latar belakang—Anda tidak akan menyadarinya kecuali ada sesuatu yang mencurigakan, dan saat itulah sistem akan meminta konfirmasi tambahan.
Keempat kategori ini tidak beroperasi secara terisolasi. Ada interaksi konstan—token sesi berkomunikasi dengan pencatat lokal untuk memastikan preferensi Anda tetap sinkron, sementara penanda analitik memberikan umpan balik kepada koordinator keamanan untuk mendeteksi anomali perilaku.
Setiap elemen teknis yang kami implementasikan memiliki justifikasi yang spesifik. Kami tidak menggunakan teknologi pelacakan hanya karena itu adalah standar industri—ada logika fungsional yang mendorong setiap keputusan arsitektural.
Penting untuk dicatat bahwa tidak semua alasan di atas memiliki bobot yang sama. Beberapa fungsi bersifat teknis murni, sementara yang lain terkait dengan aspek bisnis atau regulasi. Kami berupaya untuk tetap transparan tentang perbedaan ini, meskipun dalam praktiknya batasan antar kategori kadang menjadi kabur.
Dari perspektif Anda sebagai trader, teknologi pelacakan ini bermanifestasi dalam beberapa cara yang mungkin tidak langsung terlihat tetapi cukup signifikan dalam operasional sehari-hari.
Bayangkan Anda menutup platform di tengah analisis pasar, kemudian membukanya kembali beberapa jam kemudian. Tanpa mekanisme penyimpanan state, semua grafik yang sudah Anda atur—indikator yang ditambahkan, timeframe yang dipilih, bahkan posisi zoom pada chart—akan kembali ke default. Teknologi pelacakan memungkinkan platform "mengingat" konteks terakhir Anda, sehingga Anda dapat melanjutkan analisis tanpa harus merekonstruksi seluruh setup visual.
Seiring waktu, sistem mempelajari pola interaksi Anda—bukan dalam arti kecerdasan buatan yang canggih, tetapi lebih kepada pencatatan frekuensi akses. Jika Anda selalu memulai hari dengan memeriksa pergerakan EUR/USD, dashboard mungkin mulai menonjolkan pasangan mata uang tersebut di posisi lebih terlihat. Ini bukan otomasi yang invasif, melainkan penyesuaian bertahap yang dapat Anda override kapan saja.
Data yang disimpan secara lokal mengurangi jumlah permintaan yang harus dikirim ke server. Ketika Anda beralih antar tab atau memuat ulang halaman, elemen-elemen yang sudah di-cache dapat langsung ditampilkan, sementara hanya data dinamis (seperti harga terkini) yang perlu diminta dari backend. Hasilnya adalah pengalaman yang terasa lebih responsif, terutama pada koneksi internet yang tidak stabil.
Koordinator keamanan yang kami sebutkan sebelumnya juga berperan dalam melindungi akun Anda. Ketika ada aktivitas yang mencurigakan—misalnya percobaan login dari lokasi geografis yang tidak biasa atau pola klik yang mirip dengan bot—sistem dapat secara otomatis meminta verifikasi tambahan atau bahkan menunda eksekusi order hingga identitas Anda terkonfirmasi. Ini mungkin terasa merepotkan sesekali, tetapi trade-off antara kenyamanan dan keamanan adalah sesuatu yang kami terus seimbangkan.
Platform trading yang fokus pada stop loss seperti Acuity Capital memiliki kebutuhan pelacakan yang berbeda dibandingkan dengan situs web konvensional. Perbedaan ini penting untuk dipahami karena mempengaruhi jenis data yang kami kumpulkan dan bagaimana data tersebut digunakan.
Fokus pada pelacakan perilaku trading—frekuensi penggunaan stop loss, jarak rata-rata dari harga entry, korelasi antara ukuran posisi dan placement stop loss. Data ini bersifat teknis dan terkait langsung dengan manajemen risiko, bukan profiling komersial.
Cenderung melacak preferensi konsumsi—artikel mana yang dibaca, produk mana yang dilihat, berapa lama waktu yang dihabiskan di halaman tertentu. Tujuan utamanya sering kali adalah optimalisasi konversi penjualan atau penargetan iklan.
Tidak semua teknologi pelacakan yang kami gunakan memiliki status yang setara. Ada hierarki berdasarkan seberapa kritis fungsi tersebut terhadap operasi dasar platform.
Kategori ini mencakup mekanisme yang tanpanya platform tidak dapat berfungsi dengan benar. Token autentikasi, misalnya, adalah mutlak diperlukan—tanpanya, sistem tidak dapat membedakan antara Anda dan pengguna lain, yang berarti tidak ada cara untuk memuat akun atau posisi trading yang benar. Demikian pula dengan koordinator keamanan yang mencegah serangan CSRF (Cross-Site Request Forgery) atau session hijacking.
Kami tidak memberikan opsi untuk menonaktifkan komponen ini bukan karena ingin membatasi kontrol Anda, tetapi karena konsekuensinya akan berupa platform yang tidak fungsional. Ini seperti mencoba menggunakan kendaraan tanpa sistem transmisi—secara teknis Anda dapat mematikan komponen tersebut, tetapi hasilnya adalah mesin yang tidak dapat menggerakkan mobil.
Di sisi lain spektrum, ada elemen-elemen yang meningkatkan pengalaman tetapi tidak secara fundamental diperlukan untuk fungsi inti. Penanda analitik, misalnya—platform akan tetap beroperasi meskipun Anda memilih untuk tidak ikut serta dalam pengumpulan data penggunaan. Anda hanya akan kehilangan personalisasi tertentu, dan kami kehilangan insight tentang bagaimana meningkatkan fitur.
Beberapa integrasi pihak ketiga juga bersifat opsional. Feed berita pasar real-time, misalnya, menggunakan teknologi pelacakan dari penyedia konten tersebut. Jika Anda menonaktifkan elemen ini, Anda masih dapat mengakses data harga dan melakukan trading, tetapi konteks berita yang mungkin mempengaruhi keputusan Anda tidak akan tersedia.
Ada kategori ketiga yang lebih rumit—fitur yang secara teknis opsional tetapi sangat direkomendasikan untuk alasan keamanan atau efisiensi. Penyimpanan lokal preferensi stop loss, misalnya, dapat dinonaktifkan jika Anda benar-benar menginginkannya, tetapi konsekuensinya adalah Anda harus mengkonfigurasi ulang setiap parameter di setiap sesi. Untuk trader aktif, ini bukan hanya tidak nyaman—ini secara praktis mengubah platform menjadi kurang dapat digunakan.
Meskipun ada komponen yang tidak dapat dinonaktifkan karena alasan teknis, kami menyediakan sejumlah opsi untuk mengkonfigurasi aspek-aspek lain dari pelacakan. Kontrol ini tidak tersembunyi di menu pengaturan yang dalam—kami berupaya membuatnya cukup accessible tanpa mengorbankan antarmuka utama.
Satu hal yang perlu digarisbawahi: kontrol-kontrol ini memiliki trade-off. Menonaktifkan terlalu banyak komponen mungkin membuat pengalaman Anda terasa kurang mulus—Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk tugas-tugas administratif dan lebih sedikit waktu untuk trading itu sendiri. Kami tidak mencoba menakut-nakuti Anda untuk membiarkan semuanya aktif, tetapi penting untuk memahami konsekuensi dari setiap keputusan.
Dokumen ini mencerminkan keadaan teknologi pelacakan kami pada awal 2025. Seiring platform berkembang—menambahkan fitur baru, mengintegrasikan teknologi baru, atau merespons perubahan regulasi—mekanisme yang kami gunakan juga akan berevolusi.
Kami tidak dapat menjanjikan bahwa setiap perubahan akan diumumkan secara eksplisit. Beberapa modifikasi bersifat minor—penyesuaian teknis yang tidak mengubah cara kerja fundamental sistem. Yang lain mungkin lebih signifikan dan akan dikomunikasikan melalui notifikasi di dalam platform atau melalui email.
Satu prinsip yang kami pegang: setiap perubahan harus memiliki justifikasi yang jelas, baik itu peningkatan keamanan, optimalisasi performa, atau pemenuhan persyaratan regulasi baru. Kami tidak menambahkan teknologi pelacakan hanya karena bisa—ada pertimbangan cost-benefit yang dilakukan sebelum mengimplementasikan instrumen baru.
Pertanyaan tentang bagaimana data Anda ditangani dalam konteks ini dapat diarahkan melalui jalur komunikasi yang kami sediakan. Respons mungkin memerlukan waktu beberapa hari kerja, tergantung pada kompleksitas pertanyaan yang diajukan.
Kantor operasional kami berlokasi di Jl. S. Parman No.109, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20111, Indonesia. Korespondensi tertulis dapat dikirim ke alamat tersebut, meskipun metode digital cenderung menghasilkan respons yang lebih cepat.